Digital Marketing Metrics yang Wajib Diketahui

May 31, 2022 | by Aldilla Setiawan

Digital marketing metrics adalah nilai-nilai yang terukur dari sebuah digital marketing campaign. Nilai ini didapatkan dari beberapa platform digital seperti; social media, email marketing maupun mesin pencari baik secara organik maupun berbayar.

Dari berbagai platform inilah anda mendatangkan traffic ke produk yang anda tawarkan, oleh karena itu memahami metrik-metrik digital menjadi keharusan bagi praktisi digital marketing.

Kumpulan nilai ini bisa anda lihat dengan menggunakan Google Analytics.

Digital Marketing Matric

1.) Location

Digital marketing metric yang pertama adalah location, metric location berada pada menu realtime. Metric yang satu ini akan menunjukkan lokasi asal dari pengunjung yang singgah pada situs website yang anda miliki .

Di fitur ini anda bisa melihat negara asal dari penghujung website dan anda juga dapat melihat daftar kota dengan pengunjung terbanyak dari negara tertentu yang mengunjungi website anda.

Ketika anda mengetahui dari mana sebagian besar pengunjung berasal, maka perusahaan lebih mudah untuk menentukan strategi dalam ekspansi bisnis atau promosi kedepannya.

2.) Screen

Metric selanjutnya adalah screen, merupakan matriks pada Google Analytics yang menunjukkan jumlah user yang aktif mengunjungi website Anda secara real Time atau jumlah visitor yang sedang mengunjungi website anda saat ini.

Tak hanya itu saja, informasi mengenai laman baca atau widget dapat dengan mudah ditelusuri di fitur ini.

3.) Overall Traffic

Digunakan untuk mengamati traffic acquisition dari sebuah situs website, mengacu pada banyaknya pengunjung situs yang ada di sana.

Disini anda bisa mengamati apakah pengunjung datang dari mesin pencarian Google atau dari media sosial. Anda juga dapat langsung tahu apakah pengunjung tersebut mengetikkan nama situs pada browser atau melalui lainnya.

Terdapat tiga sumber utama yakni organic search, direct, dan referral, Anda dapat memahami ketiga sumber tersebut jika ingin mengetahui overall traffic.

4.) Audience Metric

Bermanfaat dalam membantu para pemilik perusahaan untuk membuat segmentasi user dan menentukan target audiens Lebih baik dibanding tidak ada ini.

Metric ini juga sangat berguna untuk mengetahui cara membangun strategi Digital marketing yang baik.

Sehingga target pasar dari sebuah bisnis dapat dengan mudah terbidik tepat sasaran. Anda dapat dengan mudah melakukan penelusuran dan mengetahui jenis perangkat elektronik yang telah dipakai oleh sebagian besar user yang mengunjungi website Anda setiap harinya.

5.) Demographic Metric

Merupakan metric yang terdiri dari dua parameter yaitu age dan gender, berfungsi untuk mengetahui apakah pengunjung website didominasi oleh perempuan atau laki-laki serta usia mereka. Informasi ini akan sangat bermanfaat untuk menentukan target pasar.

6.) Behavior Metric

Adalah jenis metric yang terbagi menjadi dua jenis yakni new users dan returning users.

Adapun pengunjung baru yang tidak pernah mengunjungi website anda sebelumnya adalah new users. Sedangkan pengunjung lama adalah returning user yang merupakan pengunjung anda.

Returning user adalah pengunjung yang pernah singgah pada website Anda lalu mereka berkunjung kembali.

Hal ini dapat terjadi matrik yang sangat menarik karena dapat dijadikan indikasi kesuksesan strategi campaign dan content marketing yang dapat dikembangkan dan sukses nantinya.

Namun apabila produk yang telah dijual serta konten yang telah diterbitkan secara berkala sangat mampu untuk melakukan persuasi dan menarik pengunjung maka dapat dipastikan bahwa jumlah returning user akan meningkat dan tentunya konten Anda bermanfaat.

Tanya itu saja karena selain melalui konten marketing jenis Digital marketing lainnya yang dapat anda terapkan untuk meningkatkan returning user adalah email marketing.

Adapun manfaat memberi email marketing sangat beragam baik dari meningkatkan brand awareness dan lead generation.

Namun hal ini tetap harus diketahui bahwa matrik returning user mempunyai nilai yang tidak selalu akurat karena hal tersebut ketika user menghapus sampah pada browser mereka itu sendiri.

Maka secara otomatis ketika user tersebut berkunjung kembali pada website akan terhitung sebagai new user.

Padahal seharusnya user tersebut dikategorikan sebagai returning user, namun strategi ini sangat perlu untuk Anda coba karena anda tidak tahu hasil Seperti apa jika anda tidak mencobanya.

7.) Exit Rate

Metric yang satu ini mempunyai fungsi untuk menunjukkan frekuensi user dalam membuka halaman demi halaman yang ada pada website Anda sebelum akhirnya meninggalkan website Anda tersebut.

Exit rate merepresentasikan jumlah pengunjung yang langsung meninggalkan website ketika mereka mengunjungi halaman tertentu.

8.) Devices and Network

Salah satu kelebihan dari Google analitik yakni mampu untuk mengetahui jenis perangkat elektronik yang dipakai oleh sebagian besar user yang mengunjungi website anda, sangat bermanfaat untuk melakukan audit kecepatan atau load dari website yang anda miliki.

9.) Search Organic

Metric ini berfungsi untuk mengukur jumlah visitor yang datang secara natural dengan mengetikan kata kunci di mesin pencari.

10.) Direct

Terdapat juga traffic website yang berasal dari para user dan secara langsung mengetikkan url website pada browser tersebut. Direct juga berasal dari Google discover yakni pada Google analitik mempunyai konfigurasi channel gropping.

Terdapat juga display yang merupakan traffic website yang berasal dari display iklan yang terpasang pada Google ataupun media sosial dan sengaja Anda tempelkan.

Ada juga social search yang pada intinya adalah trafik yang masuk dalam website melalui kanal media sosial.

Anda juga harus mengetahui sosial organik yang menandakan segala trafik website yang berasal dari platform sosial mulai dari Facebook atau Instagram dan Twitter biasanya perusahaan memakai UTM. Bisa disebut sebagai perajin traffic monitor yang terpasang pada alamat url website untuk melacak.

Sedangkan sosial pahit adalah traffic website yang berasal dari iklan media sosial seperti Facebook ads atau Instagram ads, bisa juga melalui Tik tok ADS hingga Facebook freelance.

Terdapat juga referal yang merupakan pengelompokan semua traffic website yang berasal dari situs mitra dari website ini.

Anda harus memahami matriks yang ada pada digital marketing dan beragam istilah yang terdapat di dalamnya agar anda tidak bingung menentukan.

Recommended Article