Kenal Lebih Dekat Dengan Chatbot Bahasa Indonesia!

June 17, 2019 | by admin

Ditengah keluaran chatbot yang pada umumnya menggunakan bahasa Inggris dan menggunakan bahasa-bahasa lainnya, Indonesia sudah seharusnya tidak ketinggalan jika bicara soal teknologi AI yang berbahasa Indonesia!

Sebagai negara dengan penerapan AI di Indonesia yang lebih signifikan dibanding negara-negara Asia Pasifik lainnya, perlu Anda ketahui bahwa Indonesia hingga kini telah menyerap lebih dari 24,6% organisasi yang mengadopsi sistem kecerdasan buatan.

Data yang didapatkan dari International Data Corporation (IDC) per-tahun 2018 ini juga mencatat bahwa angka tersebut disusul oleh Thailand yang hanya 17.7%, Singapura 9.9% dan Malaysia sebanyak 8.1%.

Chatbot pada dasarnya memiliki kemampuan untuk melakukan percakapan layaknya manusia. Percakapan tersebut dibuat untuk mempermudah komunikasi dan agar komputer mampu memahami kebutuhan manusia.

Dengan merespon percakapan selayaknya manusia, chatbot mampu dimanfaatkan untuk berbagai macam kegiatan seperti mencari berita terbaru, memesan makanan, mengambil laundry, memesan tiket pesawat hingga mengobrol secara kasual.

 

Mengenal Chatbot

Chatbot merupakan sebuah layanan obrolan robot/tokoh virtual dengan AI (Artificial Intelligent) untuk menirukan percakapan manusia melalui suara ataupun teks yang dapat ditemukan di website dan aplikasi seperti Facebook, WhatsApp, Twitter.

Chatbot juga berperan sebagai asisten digital yang dapat memahami, memproses permintaan pengguna, dan memberikan jawaban yang relevan.

Karena itu, teknologi ini disebut sebagai “bot”, yang merupakan istilah paling umum untuk robot online.

Selain itu, Chatbot dapat melakukan tugas-tugas seperti memprediksi cuaca (Weather Bot), membantu dalam pemilihan dan persiapan makanan (Grocery Bot), membantu dalam penyelesaian reservasi (Reservasi Bot), membantu dalam pemberian saran (Life Advice Bot), dan juga bot dapat dijadikan sebagai teman untuk berbincang-bincang (SimSimi).

Chatbot sendiri menggunakan berbagai teknologi dimana didalamnya terdapat Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Deep Learning, dan Natural Language Processing (NLP).

Machine Learning dapat digunakan untuk mengajar, menganalisis, dan menggeneralisasi berbagai bahasa untuk chatbot, sedangkan Natural Language Processing (NLP) memiliki kemampuan untuk mempelajari dan memahami bahasa manusia sebelum memberikan respon yang konsisten dengan bahasa yang diucapkan oleh pengguna chatbot.

 

Manfaat Chatbot untuk Bisnis

Lantas, apa sebenarnya manfaat Chatbot dalam sebuah bisnis? Simak daftar ulasan lengkapnya di bawah ini:

1.    Menghemat Waktu

Manfaat paling penting dari menggunakan chatbot adalah dapat menghemat waktu bagi mereka yang ingin mendapatkan informasi.

Chatbot akan memberikan informasi yang relevan sebagai tanggapan atas permintaan pelanggan.

Jadi, mereka tidak perlu menunggu untuk mendapatkan tanggapan dari pebisnis. Manfaat ini tentunya dapat membantu bisnis untuk lebih produktif, karena tidak akan kewalahan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pengguna.

2.  Memberikan Kepuasan Pelanggan yang Lebih Baik

Manfaat kedua menggunakan chatbot adalah dapat memberikan informasi yang lebih berguna bagi pengguna.

Secara umum, chatbot bersifat nonstop untuk menjawab pertanyaan dari pelanggan kapanpun dan dimanapun.

Jika pertanyaan pelanggan tidak bisa dijawab dengan cepat, pelanggan biasanya akan kesal dan tidak akan mau menggunakan jasa perusahaan lagi. Namun, jika menggunakan chatbot hal ini dapat dihindari.

3.   Tidak Memerlukan Dana yang Besar

Dengan menggunakan chatbot pebisnis tidak perlu mengeluarkan dana yang lebih besar karena selain lebih hemat dan efektif, pebisnis yang menggunakan chatbot bisa menghemat biaya dukungan pelanggan hingga 30%.

4.   Mengurangi Kesalahan

Tidak ada orang yang tidak pernah melakukan kesalahan. Seorang karyawan kemungkinan pernah membuat kesalahan baik itu kesalahan ringan ataupun kesalahan berat. Namun, saat menggunakan layanan chatbot, human error akan terminimalisir.

Secara umum, setiap jawaban akan sesuai dengan instruksi yang diberikan. Jadi, segala jenis kesalahan ini dapat dihindari untuk memastikan bahwa pengguna tidak menerima informasi yang salah.

5.   Meningkatkan Jumlah Penjualan

Teknologi bot tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan dalam layanan bisnis, tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan.

Jika bisnis pada suatu perusahaan memiliki reputasi yang baik, maka transaksi yang ada pun akan meningkat. Hasil riset dari Forrester Consulting menyatakan bahwa “bot” juga dapat meningkatkan hasil investasi sebesar 305%.

 

Keuntungan Chatbot Berbahasa Indonesia  

Sebagai perusahaan yang bergerak aktif di dunia teknologi, BOTIKA menaruh perhatian ekstra terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan di Indonesia.

Sehingga pembuatan chatbot yang berbahasa Indonesia menjadi solusi utama, dalam mengatasai minimnya penggunaan bahasa Indonesia dalam dunia teknologi dan internet.

Tak hanya itu, penggunaan teknologi chatbot yang berbahasa Indonesia juga mampu meningkatkan nilai lebih dari bahasa nasional, dibandingkan bahasa-bahasa lainnya di dunia.

Dengan mengadopsi NLP yang berbahasa Indonesia dan mengombinasikannya kedalam teknologi IT, chatbot bahasa Indonesia milik BOTIKA memiliki fokus untuk menciptakan kemudahan dalam mengakses informasi bagi ribuan orang, dengan tenaga CS yang terbatas.

Dalam praktik bisnisnya, chatbot bahasa Indonesia faktanya memiliki beberapa keuntungan, sebagai berikut :

1. Memudahkan Pengisian Konten Percakapan

Dengan chatbot yang menggunakan bahasa Indonesia, tentunya perusahaan Anda tak perlu repot-repot untuk melakukan translasi ke bahasa lainnya.

Dari mulai pengisian konten percakapan pertama kali, hingga perbaikan lainnya terkait percakapan di chatbot, dapat diatur sesuai kebutuhan!

2. Mendekatkan Pelanggan Anda

Semakin dekat bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi dengan pelanggan Anda, tentu chatbot mampu meningkatkan kepuasan dari pelayanan terhadap pelanggan.

Menariknya, NLP Bahasa Indonesia yang digunakan dalam chatbot juga dapat disesuaikan berdasarkan target / segmen dari perusahaan.

3. Strategi Segmentasi Marketing

Sebagai contoh, jika perusahaan Anda memiliki sasaran target millenial, maka diksi bahasa Indonesia yang seharusnya digunakan dalam percakapan bisa diatur menjadi lebih bersahabat dan memiliki topik konten yang populer ditengah dunia millenial.

Chatbot bahasa Indonesia ini menjadi salah satu strategi Anda untuk menentukan strategi marketing agar sesuai dengan target.

Perlu diingat bahwa Anda perlu menyesuaikan, kepada pelanggan siapa yang akan Anda ajak untuk berkomunikasi.

 

3 Cara Kerja Chatbot untuk Memaksimalkan Penggunanya

1. Pattern Matching

Pencocokan pola adalah cara yang memungkinkan bot mengelompokkan teks. Selain itu, metode ini umumnya dikaitkan dengan sistem dukungan pelanggan virtual, contohnya adalah live chat.

Chatbot dapat memenuhi menjawab berdasarkan pertanyaan yang diajukan.

Pengumpulan teks dan kata dilakukan dengan kecerdasan buatan yang bernama AIML (Artificial Intelligence Markup Language). Saat permintaan masuk tidak cocok dengan pola, cara ini dapat mencegah bot untuk merespon.

2. Decision Tree-Based

Metode decision tree based lebih diminati oleh para pebisnis karena tidak terlalu rumit, memiliki kecepatan, dan juga eksekusi pelayanan yang lebih baik.

Penerapan decision tree based untuk chatbot umumnya dapat mengajukan satu widget yang terdiri atas tombol teks jawaban.

Layanan help dengan menggunakan metode ini terbukti sangat membantu penyelesaian masalah-masalah yang di hadapi.

3. Contextual

Metode kontekstual di bangun di atas system AI yang di kenal secara luas dengan nama machine learning.

Metode kontekstual membuat percakapan menjadi lebih natural, dibandingkan dengan Patern Matching atau metode decision tree based.

Penerapan Natural Language Processing (NLP) adalah kunci dari suksesnya penerapan metode kontekstual ini.

 

Mengapa Chatbot Botika ?

Botika adalah pembelajaran mesin dan pemrosesan bahasa alami (NLP) dalam bahasa lokal yang memungkinkan bisnis dengan mudah melayani lebih banyak pelanggan, mengurangi biaya, dan meningkatkan tingkat layanan pada saat bersamaan.

Teknologi ini dapat memahami kebutuhan, mengotomatiskan pekerjaan berulang, secara otomatis berkomunikasi, bertransaksi, dan mampu melakukan percakapan intelektual baik teks atau suara dengan pelanggan melalui banyak platform seperti email, WhatsApp, Line, messenger, telegram, situs web, aplikasi seluler, dan lainnya.

Fitur lain yang hanya tersedia melalui chatbot Botika antara lain kombinasi bahasa daerah dan bahasa nasional.

Chatbot juga dapat menjawab pertanyaan dengan mencocokkan bahasa yang digunakan pengguna dengan kebiasaan dan latar belakang masing-masing pengguna.

Misalnya, jika pengguna berasal dari generasi milenial, chatbot dapat menyesuaikan percakapan dengan bahasa yang mereka gunakan sehari-hari, sehingga menjadikannya lebih pribadi.

Botika juga memiliki “chat console” untuk memudahkan mengelola percakapan yang ada dari berbagai macam channel yang ada dalam satu layar.

Dengan fitur ini, pemilik bisnis dapat melihat semua percakapan dari banyak sumber tanpa harus melalui setiap saluran satu per satu.

Chatbot Botika dapat menangani sejumlah besar pengguna dalam waktu singkat tanpa mengalami kesalahan apa pun.

Jika dibandingkan, manusia hanya dapat menangani maksimal tiga hingga empat pengguna dalam waktu yang sama.

Manfaat lain dari chatbot botika termasuk kemampuan untuk meningkatkan jumlah orang yang menggunakannya.

Jika melakukan percakapan biasa dengan seseorang, suasana hati (mood) kemungkinan akan menjadi pengaruh saat membalas pesan.

 

Penutup

Chatbot adalah layanan kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligent) yaitu obrolan robot/tokoh virtual yang menirukan percakapan manusia melalui suara, obrolan teks, atau keduanya.

Selain dapat menghemat biaya layanan pelanggan, menggunakan bot dapat membantu Anda memberi pelayanan terbaik kepada klien.

Anda juga dapat menggunakan chatbot sebagai customer service pendukung di media sosial. Pada dasarnya, pilihan platform chatbot terbaik harus kembali ke kebutuhan tiap perusahaan.

Sebelum menentukan platform mana yang terbaik alangkah baiknya tentukan dulu tujuan bisnis dari perusahaan Anda, karena kembali lagi pilihan platform chatbot adalah harus sesuai dengan kebutuhan.

Nah apakah anda tertarik menaikan level bisnis anda dengan dukungan sistem chatbot yang mumpuni, diskusikan dengan botika kebutuhan anda.