Daftar Isi
- Mengapa Kepuasan Pelanggan Sangat Penting bagi Bisnis?
- Peran Survey dalam Mengukur Pengalaman Pelanggan
- Cara Membuat Survey Kepuasan Pelanggan yang Berkualitas
- 1. Tentukan Target Responden
- 2. Tetapkan Tujuan Survey Sesuai Kebutuhan
- 3. Pilih Media Survey yang Tepat dan Mudah Diakses Responden
- 4. Tentukan Format Jawaban yang Mudah Diukur
- 5. Susun Pertanyaan yang Jelas dan Ringkas
- 6. Lakukan Uji Coba Survey ke Beberapa Responden
- 7. Sebarkan Survey Secara Strategis dan Tepat Waktu
- 8. Analisis Hasil Survey dan Tindaklanjuti Temuan Masalah
- Template Contoh Survey Kepuasan Pelanggan
- Pertanyaan Seputar Survei Kepuasan pelanggan
- Penutup
- Tingkatkan Kepuasan Pelanggan Anda dan Maksimalkan Pendapatan Bisnis bersama Omnibotika!
Kamu pasti penasaran bagaimana perasaan pelanggan setelah menggunakan produk atau layananmu? Mulai dari pertama kali pelanggan mengenal merek hingga menggunakan produk atau layanan.
Oleh karena itu, memahami apakah pelanggan merasa puas atau justru kecewa menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Salah satu cara paling efektif untuk menangkap suara pelanggan secara cepat dengan melalui survey kepuasan pelanggan.
Melalui survey, bisnis bisa mengukur pengalaman pelanggan secara langsung, mengetahui harapan pelanggan, serta mengumpulkan umpan yang jujur dan relevan. Informasi ini kemudian menjadi langkah strategis untuk meningkatkan layanan, memperkuat hubungan dengan pelanggan, dan mendorong loyalitas pelanggan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pentingnya survei kepuasan pelanggan, cara menyusun survey yang mudah dipahami, hingga contoh kuesioner kepuasan pelanggan yang siap digunakan oleh berbagai jenis bisnis.
Mengapa Kepuasan Pelanggan Sangat Penting bagi Bisnis?
Kepuasan pelanggan adalah alat bagi perusahaan untuk melihat kualitas bisnis dari perjalanan pelanggan. Ketika pelanggan yang puas merasakan nilai sesuai dengan kebutuhan dan harapan pelanggan, mereka cenderung bertahan lebih lama, melakukan pembelian ulang, bahkan mulai merekomendasikan bisnis.
Kepuasan pelanggan berfungsi sebagai indikator apakah kualitas layanan atau produk bisnis sudah memenuhi kebutuhan pelanggan. Biasanya perusahaan untuk mengukur tingkat kepuasan menggunakan berbagai metrik seperti CSAT, customer satisfaction score, customer effort score, dan survei pengalaman pelanggan.
Tanpa pengukuran yang jelas, bisnis hanya bisa mengandalkan asumsi. Padahal, asumsi sering kali tidak sejalan dengan pendapat pelanggan yang sebenarnya.
Dengan survey, bisnis dapat menangkap masukan atau umpan balik dari pelanggan, mengukur tingkat kepuasan pelanggan, serta memahami kebutuhan pelanggan dan preferensi pelanggan dengan lebih akurat.

Peran Survey dalam Mengukur Pengalaman Pelanggan
Survey bukan hanya kumpulan pertanyaan yang sembarangan dibuat. Melalui survey kepuasan pelanggan, bisnis bisa mengukur tingkat kepuasan di setiap titik interaksi pelanggan, baik di unit pelayanan, layanan pelanggan, maupun saat pelanggan menggunakan produk atau layanan.
Hasil data survey juga membantu perusahaan melakukan peningkatan layanan secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas bisnis, serta menyesuaikan strategi bisnis agar lebih relevan dengan kebutuhan dan harapan.
Riset Dimension Data menunjukkan peningkatan pendapatan hingga 84% pada bisnis yang memprioritaskan pengalaman pelanggan berdasarkan hasil kuesioner pelanggan. Hal ini menegaskan bahwa kepuasan pelanggan adalah langkah investasi strategis untuk meningkatkan pendapatan bisnis melalui wawasan mendalam dari survey.
Cara Membuat Survey Kepuasan Pelanggan yang Berkualitas
Agar survey kepuasan pelanggan memberikan hasil survey yang akurat dan dapat digunakan bisnis untuk meningkatkan layanan, proses penyusunan harus dilakukan secara terstruktur. Berikut langkah-langkah strategis membuat survei yang disarankan:
1. Tentukan Target Responden
Tentukan sejak awal siapa yang akan mengisi kuesioner pelanggan, apakah pelanggan baru, pelanggan lama, pelanggan setia, atau kelompok pelanggan tertentu.
Dengan memahami karakter responden, pertanyaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan pengalaman pelanggan terhadap produk serta interaksi yang mereka alami.
2. Tetapkan Tujuan Survey Sesuai Kebutuhan
Tujuan survey harus dibuat jelas, misalnya untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan, mengevaluasi kualitas layanan, atau memahami pengalaman pelanggan pada setiap titik interaksi.
Tujuan survey yang spesifik akan memudahkan anda dalam penyusunan pertanyaan yang relevan dan fokus pada kebutuhan.
3. Pilih Media Survey yang Tepat dan Mudah Diakses Responden
Gunakan media yang mudah diakses oleh pelanggan, seperti Google Form, email, atau aplikasi chatting instan seperti WhatsApp. Pemilihan media yang tepat akan meningkatkan kemudahan bagi pelanggan secara langsung dalam mengisi kuesioner survey.
4. Tentukan Format Jawaban yang Mudah Diukur
Gunakan format jawaban yang konsisten dan jelas seperti skala likert, pilihan ganda, atau jawaban terbuka berbentuk teks panjang. Beberapa format ini memudahkan pelanggan menjawab pertanyaan survey.
Selain itu, format ini juga dapat memudahkan bisnis dalam menganalisis data dan mengukur tingkat kepuasan dengan wawasan yang lebih mendalam untuk meningkatkan pelayanan bisnis.
5. Susun Pertanyaan yang Jelas dan Ringkas
Pertanyaan yang dibuat harus singkat, tidak ambigu, dan mudah dipahami responden. Hindari istilah teknis yang berlebihan dan memusingkan agar responden dapat memberikan jawaban yang jujur dan sesuai dengan perasaan pelanggan terhadap produk atau layanan.
6. Lakukan Uji Coba Survey ke Beberapa Responden
Sebelum disebarluaskan, lakukan uji coba ke beberapa responden untuk memastikan pertanyaan yang dibuat sudah relevan, mudah dipahami, dan mampu menangkap umpan balik pelanggan secara efektif.
7. Sebarkan Survey Secara Strategis dan Tepat Waktu
Sebarkan survey pada momen yang paling relevan, misalnya setelah pelanggan menyelesaikan transaksi atau menggunakan layanan. Waktu penyebaran yang tepat meningkatkan peluang respon dan membuat pelanggan lebih jujur dalam menyampaikan pendapat mereka.
Gunakan pesan ajakan yang sopan dan personal agar pelanggan merasa dengan senang hati mengisi survei. Dengan cara ini, pelanggan lebih terdorong untuk memberikan umpan balik kepada bisnis.
8. Analisis Hasil Survey dan Tindaklanjuti Temuan Masalah
Setelah data seluruh hasil survei terkumpul, lakukan analisis secara menyeluruh untuk mengidentifikasi alur layanan atau menentukan area yang perlu ditingkatkan. Proses analisis ini membantu bisnis mengukur kepuasan pelanggan secara objektif dan berbasis data.
Dengan memanfaatkan wawasan berdasarkan survey dari mata pelanggan, perusahaan dapat meningkatkan pertumbuhan jangka panjang, melakukan peningkatan mutu pelayanan, dan memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Template Contoh Survey Kepuasan Pelanggan
Berikut beberapa contoh survey dalam bentuk tabel yang dapat digunakan oleh berbagai sektor bisnis untuk mengukur apakah pelanggan merasa puas dengan layanan atau produk bisnis.
1. Survey Kepuasan Pelanggan untuk Bisnis Retail
| No | Contoh Pertanyaan | Jenis Jawaban | Bentuk Jawaban |
| 1 | Seberapa puas Anda berbelanja di toko kami? | Skala Likert | 1–5 (Sangat Tidak Puas – Sangat Puas) |
| 2 | Bagaimana penilaian Anda terhadap kualitas produk kami? | Skala Likert | 1–5 |
| 3 | Bagaimana keramahan staf dalam membantu Anda? | Skala Likert | 1–5 |
| 4 | Apa yang paling Anda sukai dari produk atau layanan kami? | Jawaban Terbuka | Kolom teks |
| 5 | Bagian mana yang perlu ditingkatkan? | Jawaban Terbuka | Kolom teks |
| 6 | “Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan produk kami?” | Skala NPS | 0–10 |
Survey ini membantu bisnis retail memahami kepuasan pelanggan terhadap produk, kualitas layanan, serta hubungan pelanggan yang terbangun saat berinteraksi di toko.
2. Contoh Survey Kepuasan Pelanggan untuk Bisnis Kuliner
Dalam bisnis kuliner, rasa, pelayanan, dan kebersihan menjadi faktor utama kepuasan pelanggan. Hal tersebut berperan penting untuk membentuk pengalaman makan yang menyenangkan dan membuat pelanggan ingin kembali membeli lagi.

Melalui survei ini, restoran dapat memahami pengalaman pelanggan, memenuhi kebutuhan, serta meningkatkan kualitas layanan restoran secara berkelanjutan.
3. Template Survey Kepuasan Pelanggan untuk Bisnis Digital
| No | Contoh Pertanyaan | Jenis Jawaban | Bentuk Jawaban |
| 1 | Seberapa mudah aplikasi digunakan? | Skala Likert | 1–5 |
| 2 | Bagaimana kinerja dan kecepatan aplikasi? | Skala Likert | 1–5 |
| 3 | Apakah aplikasi membantu memudahkan aktivitas Anda? | Pilihan Ganda | Ya / Tidak |
| 4 | Bagaimana kepuasan Anda terhadap layanan pelanggan? | Skala Likert | 1–5 |
| 5 | Apa saran untuk peningkatan layanan? | Jawaban Terbuka | Kolom teks |
| 6 | Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan aplikasi ini? | Skala NPS | 0–10 |
Template ini membantu bisnis digital mengukur customer experience, CSAT, dan customer satisfaction survey secara konsisten.
Pertanyaan Seputar Survei Kepuasan pelanggan
Bagaimana Cara menghitung skor CSAT dari hasil survei?
CSAT digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan terhadap satu interaksi, fitur, atau layanan tertentu.
Pertanyaan CSAT umumnya berbunyi: “Seberapa puas Anda dengan [produk/layanan/interaksi] ini?” Responden diminta memilih tingkat kepuasan pada skala tertentu, biasanya skala Likert.
Rumus CSAT :
(Jumlah Responden yang Memilih “Puas” + “Sangat Puas”) / (Total Jumlah Responden) x 100
Contoh Perhitungan CSAT
Misalkan terdapat 150 responden dengan hasil sebagai berikut:
- Sangat Tidak Puas: 5
- Tidak Puas: 15
- Netral: 30
- Puas: 70
- Sangat Puas: 30
Perhitungan CSAT:
((70 + 30) ÷ 150) × 100 = 66,67%
Artinya, 66,67% pelanggan merasa puas terhadap interaksi atau layanan yang dievaluasi. Skor ini memberikan gambaran awal mengenai persepsi pelanggan dan area yang masih dapat ditingkatkan.
Bagaimana Cara analisis data hasil survei kepuasan pelanggan?
Analisis data survei tidak cukup hanya dari angka rata-rata. Langkah yang efektif harus mampu menemukan pola, penyebab, dan peluang perbaikan dari pengalaman pelanggan.
- Persiapan dan Pembersihan Data yang Tidak Relevan
Pastikan seluruh data respons lengkap, konsisten, dan valid sebelum dianalisis. Hapus respons duplikat, kosong, tidak lengkap, atau tidak relevan dengan kebutuhan agar hasil analisis lebih akurat. - Analisis Secara Deskriptif
Hitung metrik utama seperti CSAT, NPS, dan CES untuk mendapatkan gambaran umum tingkat kepuasan. Gunakan tabel frekuensi, diagram batang, atau pie chart untuk melihat distribusi jawaban pelanggan secara visual agar lebih mudah untuk dianalisis. - Kelompokan Data Berdasarkan Karakteristik Tertentu
Kelompokkan data berdasarkan karakteristik pelanggan, seperti demografi, saluran interaksi, atau frekuensi penggunaan layanan. Segmentasi membantu mengidentifikasi perbedaan pengalaman dan menemukan masalah dengan lebih cepat dan spesifik pada kelompok tertentu. - Cari Hubungan dan Penyebab
Cari hubungan antar data, misalnya antara kemudahan penggunaan dan niat merekomendasikan. Analisis komentar terbuka sangat penting untuk memahami alasan di balik skor rendah atau penurunan kepuasan. - Penyajian Temuan dan Rekomendasi
Sajikan temuan utama dari data survei dalam visual yang ringkas dan mudah dipahami oleh pengambil keputusan. Fokus pada dua sampai tiga area perbaikan prioritas yang paling berdampak pada pengalaman pelanggan, disertai rekomendasi tindakan yang konkret.
Apa Perbedaan CSAT NPS dan CES beserta rumusnya?
Ketiga metrik ini saling melengkapi dalam memberikan gambaran menyeluruh mengenai customer experience.
| Metrik | CSAT (Customer Satisfaction Score) | NPS (Net Promoter Score) | CES (Customer Effort Score) |
| Apa yang Diukur | Kepuasan terhadap satu interaksi atau fitur spesifik | Loyalitas dan kemungkinan merekomendasikan merek | Tingkat kemudahan menyelesaikan suatu tugas |
| Pertanyaan Kunci | “Seberapa puas Anda dengan [X]?” | “Seberapa besar kemungkinan anda akan merekomendasikan layanan/produk ini kepada orang lain?” | “Seberapa mudah Anda menyelesaikan [tugas]?” |
| Skala Jawaban | 1–5 (Sangat Tidak Puas – Sangat Puas) | 0–10 | 1–5 atau 1–7 |
| Rumus | (Puas + Sangat Puas) ÷ Total × 100 | % puas − % tidak puas | Rata-rata skor CES |
| Skor Ideal | 80% (tergantung industri) | +50 ke atas | 2,0 (skala 5 poin) |
| Kekuatan | Spesifik dan cepat untuk evaluasi layanan | Mengukur loyalitas jangka panjang | Prediksi kuat churn |
| Kelemahan | Tidak mengukur loyalitas | Tidak menjelaskan alasan skor | Hanya fokus pada usaha pelanggan |
Penutup
Kepuasan pelanggan adalah fondasi utama untuk membangun bisnis yang berkelanjutan.
Dengan membuat survey kepuasan pelanggan yang jelas dan terstruktur, bisnis dapat memahami kebutuhan dan harapan pelanggan, mengumpulkan umpan balik pelanggan, serta meningkatkan kepuasan pelanggan secara konsisten.
Proses ini membantu bisnis untuk meningkatkan bisnis, memperkuat merek, dan membangun hubungan dengan pelanggan yang lebih kuat.
Dengan memanfaatkan template survey dan kuesioner di atas, bisnis bisa mengukur pengalaman pelanggan secara objektif, meningkatkan layanan pelanggan, dan menciptakan pelanggan setia dalam jangka panjang.
Tingkatkan Kepuasan Pelanggan Anda dan Maksimalkan Pendapatan Bisnis bersama Omnibotika!
Kepuasan pelanggan adalah investasi paling menguntungkan untuk setiap bisnis, Omnibotika membantu bisnis meningkatkan kepuasan pelanggan dengan cara yang terukur, cepat, dan relevan.
Melalui omnichannel helpdesk, Omnibotika memungkinkan Anda mengirimkan survey secara otomatis setelah masalah pelanggan diselesaikan oleh agen, sehingga pengalaman pelanggan bisa diukur pada momen yang paling krusial.
Tidak hanya itu, Omnibotika juga dilengkapi dashboard yang user-friendly dan mudah digunakan untuk memantau berbagai masalah pelanggan secara real time. Sistem pengelompokan masalah yang jelas, seperti kategori urgent atau non-urgent, membantu tim bekerja lebih fokus dan efisien.
Ditambah kemampuan integrasi dengan berbagai saluran komunikasi seperti WhatsApp, email, dan media sosial, Omnibotika menjadi solusi strategis peningkatkan kualitas layanan dan memaksimalkan pendapatan bisnis secara berkelanjutan.