Aliansi AI Transatlantik Dorong Kedaulatan Teknologi Eropa
Laboratorium kecerdasan buatan asal Kanada, Cohere, resmi mengakuisisi perusahaan AI Jerman, Aleph Alpha, dalam sebuah langkah strategis yang menandai babak baru persaingan global di sektor AI. Meski nilai transaksi tidak diungkapkan, kedua perusahaan menegaskan bahwa entitas gabungan—yang akan beroperasi di bawah nama Cohere—akan memadukan skala teknologi dan kapabilitas komersial Cohere dengan keunggulan riset mendalam serta jaringan kuat Aleph Alpha di Eropa.
Aliansi ini lahir dari visi bersama: menghadirkan alternatif AI berdaulat yang independen, berkelas enterprise, dan dirancang untuk menjawab kekhawatiran dunia terhadap konsentrasi kekuatan AI di tangan segelintir raksasa teknologi. Dalam pernyataan resmi, Cohere dan Aleph Alpha menekankan bahwa mereka ingin membangun tumpukan AI (AI stack) yang mengutamakan kemandirian regional, kepatuhan regulasi, dan kontrol penuh di tangan pelanggan.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran global mengenai kedaulatan AI, terutama di Eropa, yang semakin waspada terhadap dominasi perusahaan-perusahaan AI asal Amerika Serikat dan Tiongkok. Dengan bergabung, Cohere dan Aleph Alpha secara eksplisit membidik organisasi dan institusi yang ingin melepaskan ketergantungan dari infrastruktur dan model AI yang terpusat di dua negara adidaya tersebut, sekaligus memastikan bahwa data dan sistem mereka tetap berada dalam yurisdiksi lokal.
Sinergi ini tidak hanya bersifat strategis, tetapi juga teknis. Talenta rekayasa dari Amerika Utara dan Eropa, serta sumber daya komputasi dari kedua kawasan, akan digabungkan untuk mempercepat pengembangan model frontier generasi berikutnya—model AI berskala besar yang dirancang untuk memenuhi standar tertinggi dalam hal performa, keamanan, dan kepatuhan regulasi. Fokusnya: membangun sistem AI yang tidak sekadar canggih, tetapi juga dapat diaudit, dikendalikan, dan disesuaikan dengan kebutuhan sektor-sektor yang sangat diatur.
“Organisasi di seluruh dunia menuntut kendali penuh tanpa kompromi atas tumpukan AI mereka,” ujar CEO Cohere, Aidan Gomez, dalam sebuah pernyataan. “Kemitraan transatlantik ini membuka akses terhadap skala masif, infrastruktur yang tangguh, dan talenta litbang kelas dunia yang dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan tersebut.” Pernyataan ini mencerminkan pergeseran tren: dari sekadar mengadopsi AI, menuju membangun AI yang selaras dengan kepentingan strategis dan regulasi lokal.
Ilhan Scheer, co-CEO Aleph Alpha, menambahkan bahwa entitas baru ini dimaksudkan sebagai penyeimbang nyata terhadap dominasi satu penyedia atau satu yurisdiksi. “Kami membangun sebuah penyeimbang nyata bagi organisasi yang menolak menyerahkan kendali atas AI mereka kepada satu penyedia atau satu yurisdiksi,” ujarnya. “[Kami] memberikan institusi dan perusahaan Eropa akses ke AI yang kuat namun tetap dapat dikendalikan, yang benar-benar berada dalam genggaman mereka.” Pesan ini jelas ditujukan kepada regulator dan pelaku industri di Eropa yang selama ini resah terhadap ketergantungan pada platform asing.
Secara khusus, Cohere versi baru ini akan menyasar sektor-sektor dengan regulasi ketat dan sensitivitas tinggi terhadap data: keuangan, pertahanan, energi, manufaktur, telekomunikasi, dan layanan kesehatan. Di sektor-sektor ini, isu seperti lokasi penyimpanan data, transparansi model, jejak audit, dan kepatuhan terhadap regulasi seperti GDPR bukan sekadar fitur tambahan, melainkan prasyarat utama. Model dan sistem AI yang ditawarkan akan dirancang agar dapat di-deploy secara on-premise, di cloud lokal, atau dalam konfigurasi hybrid yang tetap menjaga kedaulatan data.
Dari sisi pendanaan, inisiatif ini mendapat dukungan signifikan dari Schwarz Group, konglomerat ritel dan teknologi asal Jerman. Schwarz Group berencana memimpin putaran pendanaan Seri E Cohere dengan komitmen pembiayaan terstruktur senilai 600 juta dolar AS. Investasi ini bukan hanya injeksi modal, tetapi juga penguatan hubungan strategis dengan platform cloud milik Schwarz Group, STACKIT, yang diproyeksikan menjadi lapisan infrastruktur kunci bagi penerapan AI berdaulat di Eropa. Dengan demikian, Cohere tidak hanya menawarkan model AI, tetapi juga ekosistem infrastruktur yang sepenuhnya tertambat di tanah Eropa.
Cohere, yang didirikan pada 2019, sebelumnya telah menghimpun pendanaan miliaran dolar dari investor papan atas, termasuk Nvidia dan AMD. Rekam jejak ini menempatkan perusahaan sebagai salah satu pemain utama di ranah model bahasa besar (large language models) untuk kalangan enterprise. Dengan mengakuisisi Aleph Alpha—salah satu bintang terang di ekosistem AI Eropa—Cohere mengirim sinyal bahwa pertarungan berikutnya di dunia AI bukan hanya soal ukuran model atau kekuatan komputasi, tetapi juga soal kedaulatan, regulasi, dan siapa yang memegang kendali atas infrastruktur digital masa depan.