Qualcomm Luncurkan Chip Snapdragon X Elite untuk Meningkatkan Relevansi PC

December 13, 2023 | by Luna

Qualcomm Mendorong Relevansi PC dengan Chip Snapdragon X Elite

Qualcomm tengah melakukan upaya besar untuk menjadikan PC relevan dengan chip terbarunya, Snapdragon X Elite. Chip ini ciptakan ekosistem PC Arm dengan koneksi 5G selalu aktif, daya tahan baterai tinggi, performa superior, dan kemampuan AI canggih. Keberhasilan upaya ini akan bergantung pada dukungan asli untuk aplikasi.

Fitur Impresif dari Snapdragon X Elite

Snapdragon X Elite, yang akan tersedia di laptop pada pertengahan 2024, menawarkan berbagai fitur impresif. Chip ini ditenagai oleh inti Nuvia, perusahaan yang diakuisisi oleh Qualcomm dan sedang mengembangkan inti Arm untuk pusat data. Qualcomm menamai inti ini Oryon dan menggabungkannya dengan modem 5G, pengontrol kamera HiDef yang canggih, Mesin AI Qualcomm Generasi ke-7 dengan Hexagon Processor, dan GPU Adreno. Hasilnya adalah chip yang memiliki kinerja melebihi CPU x86 yang ada dan bahkan chip M3 baru dari Apple. Kinerja AI dari chip Snapdragon X Elite juga melampaui yang ditawarkan oleh Intel atau AMD.

Tantangan Perangkat Lunak untuk PC Berbasis Arm

Namun, hambatan utama untuk keberhasilan PC berbasis Arm adalah perangkat lunak. Memindahkan aplikasi ke Windows on Arm membutuhkan kerja dan biaya tambahan bagi pengembang, tanpa menjamin pendapatan tambahan. Microsoft akui tantangan ini, pindahkan portofolio perangkat lunak ke platform ini, mengincar peluang menggeser dominasi WinTel dan bersaing dengan MacBook. Daftar aplikasi Windows ISV yang diadaptasi untuk Arm masih terbatas, dengan dominasi Microsoft. Aplikasi lain memerlukan mode emulasi menggunakan emulator x86 pada SoC Arm.

Langkah-langkah Qualcomm untuk Mengatasi Tantangan

Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi, Qualcomm perlu merancang serangkaian langkah strategis yang dapat meningkatkan penerimaan chip Snapdragon X Elite di pasar PC. Pertama, strategi pemasaran harus diprioritaskan untuk menciptakan antusiasme di kalangan pengguna akhir dan para pengambil keputusan perusahaan. Fokus pemasaran perlu ditempatkan pada keunggulan chip ini dalam meningkatkan produktivitas di platform Windows. Kampanye agresif yang menyoroti keunggulan kinerja dan keandalan Snapdragon X Elite dapat menciptakan kesadaran yang lebih besar dan meningkatkan permintaan.

Selanjutnya, Qualcomm harus membangun lingkungan yang mendukung migrasi aplikasi dari vendor perangkat lunak independen (ISV) ke platform Arm. Menyediakan dukungan perangkat keras dan teknis kepada ISV terpilih secara gratis adalah langkah penting. Namun, tantangan sebenarnya adalah menciptakan insentif finansial yang signifikan untuk mendorong ISV beralih ke platform Qualcomm. Mungkin perlu dipertimbangkan untuk menanggung biaya pemindahan dan menyediakan pendanaan pengembangan pasar untuk membantu ISV mencapai titik impas. Menarik perhatian ISV dengan insentif yang jelas dan menguntungkan dapat menjadi kunci kesuksesan dalam mendorong adopsi platform Arm.

Penting bagi Qualcomm untuk mengambil contoh dari strategi sukses Intel dalam memperoleh dominasi di pasar PC. Menyusun strategi yang matang, termasuk kemitraan strategis dan kampanye pemasaran yang efektif, akan membantu Qualcomm bersaing secara lebih efisien. Dengan mengimplementasikan langkah-langkah ini secara efektif, Qualcomm dapat memperkuat posisinya dan mengoptimalkan potensi pasar chip Snapdragon X Elite. Kesuksesan dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan dan adopsi chip ini akan menjadi kunci untuk mengatasi tantangan di pasar yang kompetitif ini.

Peluang Qualcomm di Pasar PC

Meskipun ada tantangan ini, Qualcomm memiliki cerita yang kuat untuk diceritakan dan telah mendapatkan dukungan dari produsen laptop terkemuka seperti HP, Lenovo, dan Dell. Dengan produk yang unggul, kemampuan AI yang canggih, dan dukungan dari Microsoft, Qualcomm memiliki peluang besar untuk menempatkan dirinya di samping AMD dan Intel di ruang PC. Kombinasi AI (Windows CoPilot) dan CPU terobosan adalah keuntungan yang beruntung bagi Qualcomm. Namun, penting untuk dicatat bahwa mengandalkan emulasi sebagai solusi permanen untuk menjalankan perangkat lunak yang performa di PC berbasis Arm mungkin tidak berkelanjutan dalam jangka panjang.

 

Recommended Article