Back to Blog 4 min read

Pembaruan Antarmuka Figma 2026: Bad Move atau Best Update?

Pembaruan Antarmuka Figma 2026: Bad Move atau Best Update?
Luna Luna
Oct 16, 2026

Pembaruan Antarmuka Figma Tuai Kritik: Ini Keluhan Pengguna

Pembaruan antarmuka Figma memicu gelombang kritik dari penggunanya. Banyak yang merasa perubahan ini mengganggu alur kerja dan menurunkan efisiensi ruang kerja.

Salah satu yang paling disorot adalah kolom baru untuk tombol agen AI, yang dianggap tidak relevan dan mengganggu. Perpindahan pustaka dan aset ke lokasi yang kurang strategis juga menimbulkan pertanyaan soal keputusan desainnya.

Apa yang Berubah dalam Pembaruan Antarmuka Figma

Ada tiga perubahan yang paling sering dikeluhkan: tombol “Assets” diganti “Agents”, ikon “Agents” muncul di sebelah elemen yang dipilih, dan fitur agen AI sulit dinonaktifkan.

Ketiganya menyentuh bagian yang dipakai desainer setiap hari. Karena itu, perubahan yang tampak kecil di atas kertas terasa besar saat dipakai berjam-jam.

Tombol “Assets” Diganti “Agents” dan Memicu Kebingungan

Penggantian tombol “Assets” dengan “Agents” menjadi salah satu perubahan paling kontroversial. Pengguna lama yang sudah hafal tata letak sebelumnya paling merasakan kebingungannya.

Posisi tombol “Agents” yang baru sering menyebabkan salah klik, sehingga alur kerja terganggu. Banyak pengguna menyarankan tombol ini dipindah ke tempat yang lebih logis, misalnya setelah bagian “Variables”.

Ikon “Agents” Dinilai Mengganggu

Ikon kecil “Agents” yang muncul di sebelah elemen terpilih juga jadi sumber keluhan. Ikon ini sering menghalangi klik pada elemen di dekatnya, sehingga pengguna harus membatalkan dan memilih ulang elemen berkali-kali.

Dampaknya terhadap pengalaman pengguna cukup besar, meski terlihat sepele. Banyak yang berharap fitur ini dibuat opsional atau dihapus sepenuhnya.

Fitur Agen AI Sulit Dinonaktifkan

Fitur agen AI ini juga dinilai tidak relevan bagi sebagian besar pengguna. Keluhan utamanya adalah ketidakmampuan mematikannya, terutama bagi pengguna individu.

Administrator paket perusahaan disebut punya opsi untuk mematikan fitur AI lewat pengaturan tertentu. Namun solusi itu tidak menjangkau mayoritas pengguna.

Mengapa Perubahan Kecil Bisa Mengganggu Alur Kerja

Desainer bekerja dengan memori otot. Posisi tombol dan panel dihafal lewat pengulangan, sehingga pemindahan sedikit saja bisa memicu salah klik dan memperlambat kerja.

Elemen yang muncul di dekat objek terpilih juga rawan masalah. Di kanvas yang padat, ikon tambahan bisa menutupi objek yang ingin diklik, dan setiap salah klik memecah konsentrasi.

Karena itu, perubahan antarmuka di alat kerja profesional biasanya perlu opsi untuk menyembunyikan, memindahkan, atau mematikan fitur baru.

Kurangnya Respons terhadap Umpan Balik Pengguna

Kritik juga diarahkan pada pendekatan Figma yang dinilai kurang peka. Sebagai platform yang banyak dipakai desainer UX/UI, Figma diharapkan lebih responsif terhadap kebutuhan penggunanya.

Menurut para pengkritik, Figma tidak memakai sakelar fitur atau alat umpan balik. Perusahaan justru meluncurkan pembaruan yang dianggap mengganggu tanpa mempertimbangkan masukan pengguna secara memadai.

Risiko Kehilangan Basis Pengguna Setia

Ketidakpuasan ini mengingatkan pada reaksi serupa terhadap perusahaan perangkat lunak lain, seperti Adobe, dalam menghadirkan fungsionalitas chatbot.

Banyak pengguna memperingatkan bahwa mereka mungkin beralih ke platform alternatif jika kekhawatiran ini tidak segera ditangani. Pesannya jelas: pengguna menginginkan ruang kerja yang mengutamakan fungsi dan pengalaman, bukan fitur yang tidak diperlukan.

Apa yang Bisa Dilakukan Pengguna Setelah Pembaruan Antarmuka Figma

Ada beberapa langkah yang bisa dicoba, meski tidak semuanya menyelesaikan masalah:

  • Periksa pengaturan akun untuk melihat apakah ada opsi menyembunyikan fitur baru.
  • Tanyakan ke administrator, kalau kamu memakai paket tim atau perusahaan.
  • Kirim umpan balik lewat jalur resmi Figma agar keluhanmu tercatat.
  • Pelajari tata letak baru beberapa hari sebelum memutuskan, karena sebagian keluhan reda setelah terbiasa.

Mengapa Umpan Balik Pengguna Penting bagi Produk Desain

Alat desain seperti Figma dipakai tim setiap hari, sehingga perubahan antarmuka berdampak langsung pada produktivitas. Karena itu, pembaruan besar biasanya perlu diuji ke kelompok kecil pengguna lebih dulu.

Komunikasi yang jelas juga membantu. Pengguna lebih mudah menerima perubahan ketika alasannya dijelaskan dan ada pilihan untuk menyesuaikannya.

Pada akhirnya, kepercayaan pengguna dibangun dari rasa didengar. Pembaruan antarmuka Figma kali ini menjadi pengingat bahwa fitur baru perlu sejalan dengan kebiasaan kerja yang sudah ada.

Kesimpulan: Pelajaran dari Pembaruan Antarmuka Figma

Pembaruan antarmuka Figma memicu kritik luas karena tombol agen AI, penggantian “Assets” dengan “Agents”, dan ikon yang mengganggu. Ketidakmampuan mematikan fitur ini memperburuk situasi, terutama bagi pengguna individu.

Kritik juga menyasar kurangnya perhatian pada umpan balik. Jika tidak segera diatasi, Figma berisiko kehilangan pengguna setia yang beralih ke platform lain yang lebih responsif terhadap kebutuhan mereka.

You Might Also Like