AI Bangun Kepercayaan di Jurnalisme

February 11, 2026 | by Luna

AI dalam Jurnalisme: Meningkatkan Transparansi dan Kepercayaan

Penggunaan artificial intelligence (AI) dalam jurnalisme semakin meluas, namun banyak konsumen berita merasa tidak nyaman dan skeptis terhadap penerapannya. Penelitian terbaru oleh Trusting News mengungkapkan bahwa audiens sering kali merasa waspada dan kadang-kadang menentang AI dalam konten berita. Tantangan bagi jurnalis adalah bersikap transparan tentang penggunaan AI dengan cara yang dapat mempertahankan—dan berpotensi meningkatkan—kepercayaan audiens.

Persepsi Publik dan Kepercayaan Terhadap AI

Barometer Kepercayaan Edelman 2025 menunjukkan bahwa hanya 32% orang Amerika yang mempercayai AI, menekankan pentingnya memahami persepsi publik seiring dengan perkembangan industri berita. Meskipun AI dapat meningkatkan cakupan berita, keputusan tentang penggunaannya harus didasarkan pada pemahaman mendalam tentang kekhawatiran audiens. Berinteraksi dengan komunitas tentang AI dalam jurnalisme menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan responsivitas, memungkinkan jurnalis untuk menyesuaikan pelaporan branda dengan kebutuhan dan harapan audiens.

Praktik Terbaik dalam Penggunaan AI

Contoh dari keterlibatan ini datang dari ARLnow, yang menyesuaikan praktiknya setelah menerima umpan balik audiens tentang penggunaan gambar yang dihasilkan AI. Meskipun mayoritas merasa nyaman dengan AI, 48% tidak, mendorong ruang berita untuk beralih ke ilustrasi buatan manusia untuk cerita tertentu. Keputusan ini dibagikan bersama dengan pengungkapan sepuluh cara AI digunakan dalam proses berita branda.

Alat dan Sumber Daya untuk Meningkatkan Kepercayaan

Untuk memfasilitasi keterlibatan audiens, Trusting News telah mengembangkan alat seperti survei untuk mengukur tingkat kenyamanan dengan AI dalam jurnalisme. Survei ini membantu ruang berita memahami perspektif konsumen dan menyempurnakan praktik pengungkapan AI branda. Ruang berita didorong untuk melakukan wawancara dan mengumpulkan umpan balik untuk membangun kepercayaan dan menumbuhkan rasa kemitraan dengan komunitas branda.

Etika dan Transparansi dalam Penggunaan AI

Trusting News juga menyediakan sumber daya seperti Panduan Wawancara Komunitas AI dan Lembar Kerja AI untuk membantu ruang berita mengembangkan kebijakan yang selaras dengan kepercayaan audiens. Transparansi tentang penggunaan AI, termasuk pengungkapan yang terperinci, sangat penting untuk mempertahankan kepercayaan. Ruang berita disarankan untuk berkomunikasi secara terbuka tentang praktik AI, menggunakan kolom editor atau FAQ untuk menjaga publik tetap terinformasi.

AI sebagai Alat, Bukan Pengganti Jurnalis

Pada akhirnya, AI adalah alat, bukan pengganti jurnalis manusia. Penggunaan yang etis melibatkan akurasi, keadilan, transparansi, dan meminimalkan kerugian. Trusting News bertujuan untuk mendukung jurnalis dalam membuat keputusan yang terinformasi dan etis tentang AI, sehingga memperkuat kepercayaan komunitas. Dengan mendidik publik tentang AI, jurnalis dapat memberdayakan audiens untuk mengevaluasi secara kritis perannya dalam jurnalisme dan membuat keputusan yang terinformasi tentang penggunaannya di komunitas branda.

Recommended Article