TikTok Ads Tren Baru Untuk Mempromosikan Bisnis

May 27, 2022 | by Aldilla Setiawan

TikTok menjadi platform yang digemari karena konten video singkat yang menarik. Lewat platform ini pula berbagai pelaku usaha mempromosikan produk mereka melalui TikTok Ads.

Hal ini tentu didukung pula dengan adanya fitur TikTok Ads apa saja, Anda yang seorang pelaku bisnis juga bisa mempertimbangkan penggunaan TikTok Ads untuk mengembangkan brand Anda dan menambah jumlah customer.

Pengguna TikTok sendiri dapat mencapai 800 juta orang setiap bulannya, dengan sebaran pengguna lebih dari 150 negara di dunia.

Jumlah pengunduh TikTok sudah lebih dari 1,5 milyar baik oleh pengguna Google Play maupun Apple Store

Indonesia memiliki jumlah penduduk sekitar 270 juta jiwa dan menjadi salah satu pengguna terbesar di dunia. Brand-brand besar lokal yang ingin berpromosi pada TikTok Ads pun semakin beragam.

Anda yang ingin membesarkan brand Anda kemudian juga bisa mengikuti mereka dengan melihat peluang untuk memasang iklan di TikTok Ads.

Adapun TikTok Ads memiliki jenis-jenis iklan yang bisa Anda pilih dan gunakan.

Jenis-jenis Iklan di TikTok Ads

Apa saja jenis-jenis iklan pada TikTok Ads? Berikut 5 jenis-jenis iklan yang bisa dipasang di TikTok Ads.

1.) In-Feed Video

Platform TikTok memiliki jenis iklan in-feed video, yaitu iklan yang akan muncul ketika Anda menonton video di FYP pada scroll ketiga kalinya.

Iklan tersebut akan muncul dan berbaur dengan iklan lain pada FYP. Pengguna TikTok kemudian dapat memberikan komentar ataupun sekadar menyukai iklan tersebut.

2.) Brand Takeover

Ketika Anda membuka platform TikTok, kemudian melihat ada iklan yang ditampilkan pada bagian awal video di TikTok, maka ini merupakan jenis iklan brand takeover.

Iklan dari brand takeover biasanya akan muncul ketika pengguna baru saja membuka aplikasi TikTok, dengan durasi iklan sekitar 3-5 menit. Dalam iklan, Anda bisa memasang link yang akan diarahkan pada situs web Anda.

Kelemahannya adalah pengguna mungkin bisa menekan opsi skip pada iklan ini. Maka, Anda harus memaksimalkan isi iklan, dengan memuat pesan singkat yang jelas atau merancang iklan semenarik dan seunik mungin sehingga pengguna tidak memilih opsi skip.

3.) TopView Ads

TikTok Ads jenis top view merupakan iklan yang dapat dilihat pada puncak feeds pengguna. Iklan ini akan menjadi video pertama yang muncul dan dilihat oleh pengguna TikTok pada halaman feed mereka.

Iklan jenis ini akan sangat bagus dalam meningkatkan tingkat kesadaran customer pada brand Anda.

Adapun durasi dari top view ads adalah cukup lama, yaitu sekitar 60 detik. Sehingga Anda perlu memaksimalkan jenis iklan ini dengan baik.

4.) Hashtag Challenge

Hashtag challenge merupakan jenis iklan yang berupa tantangan pada pengguna TikTok untuk membuat video dengan suatu tema yang sudah ditentukan.

Anda bisa memanfaatkan peluang hashtag challenge untuk beriklan dengan cara turut serta mengikuti tren tersebut dan menyelipkan promosi pada video Anda.

Iklan ini kemudian akan ditampilkan pada halaman discovery. Sehingga, iklan tersebut dapat muncul pada posisi halaman paling atas.

Anda bisa juga membuat hashtag challenge brand Anda sendiri. Ini bisa dilakukan jika brand Anda sudah cukup dikenali publik sehingga pengikut hashtag challenge Anda akan ramai.

5.) Branded Augmented Reality

Istilah branded augmented reality biasa juga disebut dengan AR saja. Jenis iklan ini akan memungkinkan Anda untuk membuat filter dan stiker pada tampilan konten yang dibuat oleh pengguna.

Tentu jika banyak pengguna TikTTok yang menggunakan filter dan stiker milik brand Anda, maka kegiatan promosi Anda berjalan lancar.

Promosi menggunakan AR ini jelas gratis. Jika ingin menggunakan promosi ini, maka Anda perlu membuat iklan yang menarik.

Cara Memasang TikTok Ads

Untuk memasang TikTok Ads, Anda perlu mengunjungi situs TikTok terlebih dahulu pada https://www.tiktok.com/. Selanjutnya, simak cara-caranya berikut ini.

1.) Buat Akun TikTok

Setelah membuka situs TikTok, Anda klik Make an Ad yang terdapat pada bagian beranda. Nantinya, akan muncul formulir  yang perlu Anda isi.

Jika sudah, pihak TikTok meminta Anda untuk melakukan verifikasi supaya Anda bisa mengakses akun TikTok Anda. Tunggu konfirmasi selama 48 jam.

2.) Pilih Campaign TikTok Ads

Setelah Anda memiliki akun TikTok, selanjutnya akan ada berbagai menu pada bagian dashboard. Anda pilih menu Campaign dan pilih tombol Create.

Anda akan diminta untuk memilih tujuan campaign, di antaranya adalah traffic, conversions, dan app install.

Ada biaya marketing yang harus Anda siapkan jika ingin menggunakan TikTok Ads. Adapun pilihan tersebut adalah dapat berupa opsi biaya harian maupun total.

3.) Setting TikTok Ads

Setelah membuat akun TikTok dan mengatur campaign Anda, selanjutnya adalah menentukan pengaturan TikTok Ads. Anda bisa menyesuaikannya dengan target pasar yang hendak Anda jangkau.

Pada menu Placements -> Select Placement, Anda bisa menempatkan iklan ke platform lain.

Ada pula opsi otomatis yang akan memungkinkan Anda melakukan pengaturan iklan secara otomatis dan memilihkan di mana iklan akan ditampilkan.

Jadi, Anda tidak perlu mengaturnya secara manual sendiri, terutama jika Anda sibuk atau mungkin lupa untuk mengatur placement iklan. Proses placement pun akan menjadi lebih efektif dan efisien.

4.) Pastikan Detail dan Sasaran

Setela proses placement telah diatur, Anda kemudian bisa mengisi detail seperti nama, gambar, dan kategori yang hendak Anda tampilkan dalam iklan Anda.

Sebagai contoh, deskripsikan jasa ataupun produk Anda supaya orang lain tertarik pada apa yang Anda iklankan tersebut. Jangan lupa kata kunci yang Anda tuliskan haruslah relevan dengan produk ataupun jasa yang Anda iklankan.

Pada menu Targetting, Anda bisa memilih target iklan Anda. Sebagai contoh, masukkan latar belakang sasaran seperti jenis kelamin, lokasi, usia, minat, bahasa, dan sebagainya supaya iklan akan tertuju pada sasaran yang tepat dan bekerja dengan optimal.

5.) Pilih Anggaran dan Jadwal

Pada menu Budget & Schedule, Anda bisa mengisikan durasi iklan, jadwal tayang dan anggaran yang ingin Anda keluarkan. Sebagai contoh, Anda dapat menjalankan iklan dengan periode satu hari ataupun satu minggu.

Pada bagian Schedule, Anda bisa mengatur waktu iklan. Sementara pada fitur Dayparting, Anda bisa memilih waktu tampil iklan (tiap hari atau waktu tertentu saja)

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan jumlah anggaran pada masing-masing iklan berikut dengan durasinya, yang mana mungkin perlu Anda keluarkan setiap harinya.

Setelah selesai, Anda hanya perlu menunggu persetujuan dari TikTok untuk iklan Anda. Iklan Anda kemudian bisa dipantau pada dashboard.

Demikian penjelasan mengenai TikTok Ads  yang bisa Anda pilih. Maksimalkan fitur TikTok Ads pada akun TikTok Anda, sehingga brand awareness produk Anda akan meningkat. Jangan lupa dibarengi dengan konten yang menarik!

Recommended Article