Pemerintahan Trump Rilis Kerangka Legislatif AI Nasional

March 22, 2026 | by Luna

Komitmen Pemerintahan Trump dalam Regulasi dan Inovasi AI

Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali menegaskan pentingnya teknologi AI dan perlunya regulasi yang tepat dengan merilis Kerangka Legislatif AI Nasional yang baru. Dokumen ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi warga Amerika terkait AI, termasuk memberikan alat kepada orang tua untuk mengelola lingkungan digital anak-anak mereka. Pemerintah menekankan bahwa platform AI yang diakses oleh anak di bawah umur harus memiliki fitur yang mengurangi risiko eksploitasi seksual. Selain itu, pemerintah mendorong pusat data untuk menghasilkan daya di lokasi guna mengurangi beban biaya bagi warga Amerika.

Kerangka ini juga menggarisbawahi pentingnya menghapus hambatan yang menghalangi inovasi AI, serta mempercepat penerapan teknologi ini di berbagai industri. Pemerintah meminta Kongres untuk mengembangkan program pelatihan tenaga kerja dan menciptakan pekerjaan baru dalam ekonomi yang didukung AI. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintahan Trump untuk mendukung vendor AI dan perusahaan dalam memenangkan perlombaan teknologi ini.

Dokumen tersebut juga menanggapi kekhawatiran warga Amerika terkait AI, seperti dampak pusat data besar terhadap tagihan listrik dan model AI yang berperilaku tidak terkendali. Pemerintah menegaskan kembali posisi lama Trump tentang regulasi AI, menolak masukan dari negara bagian individu. Michael Bennett dari Universitas Illinois Chicago menyatakan bahwa kerangka ini muncul di tengah hasil pemilihan utama yang menunjukkan potensi keberhasilan Demokrat dalam pemilihan paruh waktu.

Namun, kerangka ini kemungkinan akan menghadapi penolakan dari negara bagian seperti Illinois, Colorado, California, dan New York yang telah mengesahkan atau mempertimbangkan undang-undang AI. Bennett menekankan bahwa negara bagian ini tidak mendukung pendekatan laissez-faire untuk regulasi dan bertekad untuk memimpin dengan undang-undang yang lebih kuat. Pertanyaan tentang pusat data AI dan regulasinya diprediksi akan menjadi isu sentral selama pemilihan paruh waktu.

Recommended Article