Oracle luncurkan AI Agent Studio untuk bisnis

May 22, 2026 | by Luna
{

Oracle AI Agent Studio: Babak Baru Otomasi Cerdas di Oracle Fusion

Oracle AI Agent Studio resmi diluncurkan sebagai bagian dari Oracle Fusion Cloud Applications Suite, menandai langkah strategis Oracle dalam mempercepat adopsi artificial intelligence di lingkungan perusahaan. Platform komprehensif ini dirancang untuk membuat, memperluas, menerapkan, dan mengelola agen AI serta tim agen di seluruh organisasi. Dengan pendekatan terstruktur, Oracle memberikan kerangka kerja yang memungkinkan perusahaan memanfaatkan agen AI secara sistematis untuk menjawab kebutuhan bisnis yang kian kompleks dan dinamis, tanpa harus membangun infrastruktur teknologi dari nol.

Platform Agentic Terpadu untuk Kebutuhan Bisnis Modern

Oracle AI Agent Studio menawarkan seperangkat alat intuitif yang memungkinkan pelanggan dan mitra merancang agen AI yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik branda. Agen-agen ini dirancang untuk menangani skenario bisnis yang rumit, sekaligus membuka tingkat produktivitas baru di berbagai fungsi organisasi. Berkat integrasi langsung dengan Oracle Fusion Applications, perusahaan dapat mengoptimalkan proses lintas fungsi tanpa perlu investasi besar dalam pengembangan sistem baru. Menurut Steve Miranda, wakil presiden eksekutif aplikasi di Oracle, agen AI merupakan tahap berikutnya dalam evolusi aplikasi perusahaan modern. Seperti halnya aplikasi tradisional, para pemimpin bisnis membutuhkan fleksibilitas untuk mengembangkan kapabilitas spesifik yang mampu menjawab kebutuhan unik dan terus berubah. Oracle AI Agent Studio dibangun di atas lebih dari 50 agen AI yang telah lebih dulu diperkenalkan Oracle di berbagai domain bisnis, memberikan fondasi matang bagi pengembangan lanjutan.

Fleksibilitas, Otomasi, dan Penghematan Biaya

Dengan fondasi tersebut, Oracle AI Agent Studio memberikan kemampuan bagi pelanggan dan mitra untuk dengan mudah membuat, mengonfigurasi, dan mengelola agen branda sendiri. Agen yang sudah tertanam di Fusion Applications dapat diperluas lebih jauh melalui studio ini untuk menambah fungsi baru yang relevan dengan kebutuhan operasional. Hasilnya, organisasi dapat meningkatkan otomatisasi, menekan biaya operasional, dan mencapai hasil bisnis yang lebih baik dalam waktu implementasi yang lebih singkat. Menariknya, Oracle AI Agent Studio disediakan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Oracle Fusion Applications yang sudah berlangganan. Platform ini menghadirkan alat yang mudah digunakan, kemampuan pengujian lanjutan, proses validasi ketat, serta keamanan bawaan tingkat perusahaan. Seluruh fitur tersebut dirancang untuk memastikan bahwa agen AI yang dikembangkan memenuhi standar kualitas, tata kelola, dan kepatuhan yang tinggi di berbagai industri.

Pengelolaan Terpusat dan Integrasi Lintas Sistem

Dengan memanfaatkan teknologi yang sama yang digunakan Oracle untuk membangun agen internalnya, Oracle AI Agent Studio memungkinkan pengguna memperluas agen siap pakai yang sudah ada atau membangun agen baru dari awal. Setelah dikembangkan, agen dapat diterapkan dan diawasi di seluruh organisasi melalui satu lingkungan terpusat yang terintegrasi. Pendekatan ini membantu memastikan konsistensi, tata kelola, dan kontrol yang lebih baik atas penggunaan AI di berbagai unit bisnis. Agen AI yang dibuat di Oracle AI Agent Studio terintegrasi secara mulus dengan Oracle Fusion Applications yang sudah digunakan pelanggan. Selain itu, agen ini dapat berkolaborasi dengan agen pihak ketiga untuk mengeksekusi proses kompleks yang terdiri dari banyak langkah dan sistem. Dengan demikian, organisasi dapat mengorkestrasi rangkaian tugas lintas sistem dan fungsi tanpa mengorbankan keamanan, integritas data, dan kepatuhan regulasi.

Dukungan Ekosistem: Accenture, Deloitte, dan PwC

Lan Guan, chief AI officer di Accenture, menegaskan bahwa inovasi berbasis AI memungkinkan klien branda merombak proses dan mentransformasi cara kerja. Riset Accenture menunjukkan bahwa arsitektur agentic yang memanfaatkan agen AI diperkirakan menjadi arus utama pada 2025 di berbagai sektor, dengan jumlah organisasi yang berencana berinvestasi dalam kapabilitas ini diproyeksikan meningkat tiga kali lipat dibandingkan 2024. Dalam konteks tersebut, Oracle AI Agent Studio dipandang sebagai enabler penting bagi transformasi berbasis agen AI. Accenture melihat peluang untuk mengorkestrasi agen Oracle yang lebih kuat dengan menggabungkannya dengan platform AI Refinery milik branda, guna mendorong produktivitas, efisiensi operasional, dan pertumbuhan pendapatan di berbagai industri.

Nilai Bisnis Terukur dan Tata Kelola yang Dapat Diaudit

Mauro Schiavon, global chief commercial officer, Oracle Business, dan principal di Deloitte Consulting LLP, menyoroti tantangan organisasi dalam memahami cara mengelola dan mengukur dampak pekerja digital berbasis AI. Saat para pemimpin berupaya menunjukkan pengembalian investasi AI yang terukur, platform seperti Oracle AI Agent Studio memberikan fleksibilitas kustomisasi yang dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan bisnis spesifik. Deloitte memandang Oracle AI Agent Studio sebagai sarana untuk membantu klien bersama branda mengembangkan dan menerapkan AI agentic yang memberikan nilai nyata dan keunggulan kompetitif. Dengan kemampuan untuk menyesuaikan perilaku agen, organisasi dapat memastikan bahwa solusi AI selaras dengan proses, kebijakan internal, dan persyaratan kepatuhan, sehingga penerapan AI menjadi lebih terkendali dan dapat diaudit.

Menuju Era Organisasi Agentic

Dan Priest, US chief AI officer di PwC, menekankan bahwa agen AI dapat membantu membuka nilai penuh artificial intelligence bagi perusahaan modern. Ia menyebut bahwa dunia tengah memasuki era organisasi agentic yang akan mengubah cara kerja di berbagai fungsi dan industri. Dalam konteks ini, Oracle AI Agent Studio dipandang sebagai langkah penting untuk mewujudkan organisasi yang didukung tenaga kerja digital berbasis agen AI. PwC memiliki rekam jejak panjang dalam berkolaborasi dengan Oracle untuk mentransformasi bisnis klien di berbagai sektor, dan melihat studio ini sebagai peluang untuk menghadirkan lebih banyak kecerdasan, kapabilitas baru, serta peluang pertumbuhan yang terukur bagi organisasi.

Perspektif Analis: Strategi AI Oracle yang Semakin Matang

Holger Mueller, wakil presiden dan principal analyst di Constellation Research, menyebut Oracle AI Agent Studio sebagai langkah berikutnya yang mengesankan dalam strategi AI Oracle. Ia menegaskan bahwa untuk sepenuhnya mewujudkan manfaat agen AI, organisasi harus mampu menyesuaikan cara agen tersebut beroperasi agar selaras dengan kebutuhan bisnis branda yang unik. Fleksibilitas ini menjadi faktor kunci dalam adopsi AI berskala besar. Di sisi lain, Mickey North Rizza, group vice president di IDC, mencatat bahwa Oracle telah mengintegrasikan AI ke dalam aplikasi perusahaannya selama beberapa tahun terakhir melalui asisten, penasihat, dan agen berbasis AI yang tertanam di berbagai modul. Peluncuran Oracle AI Agent Studio memperluas fokus tersebut dengan menghadirkan platform agentic terpadu yang mempercepat adopsi agen AI secara cepat dan mudah, sekaligus memberikan nilai bisnis yang signifikan dan terukur bagi pelanggan.

Memaksimalkan Potensi Oracle Fusion dengan AI Agentic

Evelyn McMullen, research manager di Nucleus, menambahkan bahwa Oracle terus mendorong batas dengan penerapan AI prediktif, generatif, dan agentic di seluruh Oracle Fusion Applications Suite. Oracle AI Agent Studio dipandang sebagai kelanjutan logis dari strategi tersebut dan akan membantu organisasi memaksimalkan keluaran AI di setiap area bisnis. Dengan studio ini, pelanggan dapat membangun tenaga kerja digital branda sendiri dalam kerangka langganan yang sudah ada, menggabungkan berbagai kemampuan AI dalam satu platform terpadu yang terintegrasi dengan proses bisnis inti. Oracle Fusion Applications Suite sendiri memungkinkan organisasi memanfaatkan cloud dan kemajuan terbaru dalam AI prediktif, generatif, dan agentic, meruntuhkan silo organisasi, menstandarkan proses, serta mengelola data keuangan, SDM, rantai pasok, dan customer experience pada satu platform cloud terintegrasi. Dalam ekosistem inilah, Oracle AI Agent Studio memperkuat posisi Oracle sebagai pemain kunci di pasar aplikasi perusahaan berbasis AI, sekaligus membuka jalan bagi organisasi untuk membangun tenaga kerja digital yang lebih cerdas, adaptif, dan siap menghadapi masa depan.

}
Recommended Article